Sunday, March 6, 2016

Naskah Pidato "Pembinaan Bahasa Indonesia di SD"

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Yang terhormat bapak Drs. Nurmustakim, M.Pd selaku dosen bahasa Indonesia kami,
Yang saya hargai teman-teman seperjuangan M1.3
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas berkat rahmat, taufik, dan hidayah-Nyalah sehingga kita dapat bertatap muka di tempat yang penuh mubaroqah ini. Dan tak lupa pula kita kirimkan salam dan shalawat kepada nabi junjungan kia, nabi besar MUHAMMAD SAW yang merupakan guru yang hebat, guru yang patut dijadikan idola baik dari segi keilmuannya maupun dari segi keakhlakannya.
            Terimakasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya. Pada kesempatan ini, saya akan membawakan sebuah pidato yang berjudul “Pembinaan Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar”.
Hadirin sekalian…perlu kita ketahui bahwa Pembinaan bahasa Indonesia di SD merupakan  usaha atau tindakan untuk melestarikan bahasa Indonesia di sekolah dasar yang dilakukan secara efisien dan efektif.
Bahasa indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasional. Pada UUD 1945 Menerangkan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan sangatlah kuat. Pasal 36 berbunyi “Bahasa Negara adalah bahasa Indonesia”. Ini dapat diartikan bahwa penggunaan bahasa Indonesia menjadi kewajiban untuk setiap kepentingan kenegaraar dan urusan tata pemerintahan. Sehingga, sudah menjadi tanggung jawab dari setiap warga Negara untuk membina, mengembangkan dan melestarikan bahasa Indonesia.
Tujuan pendidikan Bahasa Indonesia merupakan bagian yang tidak dapat terpisahkan dari tujuan pendidikan Nasional. Bahasa merupakan alat utama dan pertama untuk membangun arus pemikiran yang jelas dan teliti. Jadi Bahasa Indonesia tidak semata-mata alat komonikasi ,tapi juga alat pokok fundamental dalam proses pendidikan khususnya di Sekolah Dasar. Secara implisit tujuan pendidikan Bahasa Indonesia adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan, sikap dan motivasi penggunaan bahasa dalam masyarakat. Kenyataan di sekolah-sekolah banyak guru-guru yang menjumpai siswa-siswanya yang tidak atau belum memakai bahasa Indonesia yang baik dan benar. Bahkan ada siswa yang malu menggunakan Bahasa Indonesia karena ditertawakan teman-temannya.
Tak bisa kita pungkiri bahwa sekarang oleh sebagian orang kurang percaya diri memakai bahasa indonesia dalam berkomunikasi bahkan cenderung malu. Mereka lebih bangga menggunakan bahasa inggris, sehingga seolah-seolah kedudukan bahasa indonesia menjadi tergeser oleh bahasa inggris tersebut. Inilah fenomena yang ada sekarang. Terkait dengan pembinaan bahasa indonesia disekolah dasar, guru sudah seharusnya menggunakan bahasa indonesia dalam mengajar di sekolah dasar, tentunya dengan benar dan tepat.
Adapun Faktor-faktor yang berpengaruh dalam pengajaran peminaan Bahasa Indonesia adalah tujuan, siswa, lingkungan [yang meliputi lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat ] dan Sarana [kurikulum, guru, metode,alat pengajaran dan evaluasi ] Tujuan maksudnya adalah tujuan pengajaran harus mencakup tiga asfek yaitu : pemahaman,ketrampilan dan sikap.Secara operasional rumusan tujuan harus dapat dievaluasi sehingga dapat diketahui tujuan berhasil atau tidak. Murid adalah murid sebagai subjek didik harus diperhatikan, karena bagi murid yang baru pandai berbahasa Indonesia akan mempengaruhi stategi pembelajaran di kelas. Bagi murid yang sudah mahir berbahasa Indonesia maka guru akan lebih mudah dalam menyampaikan materi ajar.
Usaha-usaha yang dapat ditempuh dalam mengatasi masalah proses pembinaan bahasa Indonesia di SD adalah sbb :

1.     Peranan guru bahasa Indonesia dalam pembinaan bahasa Indonesia contohnya, dalam pengajaran bahasa Indonesia guru dapat membimbing anak untuk selalu menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Disini guru harus kreatif dalam menampilkan materi-materi ajarnya, sehingga anak tidak bosan , khusus dalam pelajaran BI {Bahasa Indonesia} guru harus bias mengembangakan ke empat asfek kebahasaan {mendengar, membaca, menulis dan berbicara } atau paling kurang tiga aspek saja
2.    Pembinaan Bahasa Indonesia dalam pengajaran di sekolah. Tidahanya dalam pelajaran bahasa Indonesia saja guru dapat melakukan pembinaan berbahasa Indonesia tapi dapat dilakukan disemua mata pelajaran baik dalam kelas maupun di lapangan. Yang penting apabila anak berada dilingkungan sekolah semua peserta didik, Pengajar ataupun pegawainya diharuskan untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Dari situ anak dan semua warga sekolah terbiasa berbahasa yang baik.
Kalau anak didik telah pandai berbahasa Indonesia yang baik maka Proses Belajar Mengajar disekolah akan lebih lancer, komonikasi akan lancar dan materi –materi pelajaran akan mudah dipahami anak, dan tujuan pembelajan akan dapat dicapai dengan optimal.
3.    Menghilangkan rasa malu untuk selalu berbahasa Indonesia , dengan catatan tidak meninggalkan bahasa daerah setempat.
4.    Menumbuhkan rasa cinta tanah air yaitu dengan menggunakan bahasa persatuan, bahasa Indo
nesia , dapat disampaikan melalui mata pelajaran PPKN.

Demikianlah pidato yang sempat saya bawakan. Segala kelebihan itu datangnya dari Allah SWT. Dan segala kekurangan datang dari pribadi saya selaku mamusia bahasa. Sebagai kesimpulan bahwa dalam melakukan pembinaan bahasa Indonesia di SD perlu kerja sama dari semua pihak, secara umum ada empat usaha yang yang dapat ditempuh dalam mengatasi masalah proses pembinaan bahasa Indonesia di SD. Usaha-usaha tersebut adalah Pembinaan bahasa Indonesia dalam pelajaran Bahasa Indonesia, Pembinaan bahasa Indonesia pada mata pelajaran lainnya. Membiasakan / membudayakan berbahasa Indonesia dilingkungan sekolah, dan Menumbuhkan rasa cinta tanah air dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.



No comments:

Post a Comment